“SEMANGAT BAHASA ARAB, MEMBARA KE PELOSOK DESA”

Sampang, Camplong – Kecamatan Camplong menjadi salah satu tempat dilaksanakannya program praktek pemberdayaan masyarakat (P2M) IDIA Prenduan. Diantara desa-desa yang ada yakni desa Banjar Talela yang telah menjadi tempat bagi mahasiswi P2M IDIA untuk melaksanakan pengabdiannya pada masyarakat setempat. Praktek pengabdian masyarakat (P2M) ini sendiri dilakukan selama 1 bulan lamanya di desa tersebut, terhitung sejak 6 November sampai 6 Desember. Beberapa tahun belakangan, P2M IDIA menitikberatkan pada pengembangan ABCD (Aset Based Community Development) yang menjadikan mahasiswi secara cerdas dapat mengembangkan aset yang ada dalam masyarakat.

Terlihat dari observasi awal peserta bahwa desa ini memiliki macam-macam aset yang dapat dikembangkan sesuai dengan ketentuan kampus, salah satunya adalah aset dalam bidang pendidikan.  Pendidikan menjadi salah satu aspek utama di desa Banjar Talela, khususnya dalam bidang kebahasaan.

Peserta P2M menyadari bahwa pendidikan kebahasaan sangatlah penting untuk di kembangkan di desa ini melalui lembaga pendidikan terdekat, yaitu lembaga Zahratut Thullab. Program pengembangan bahasa di terapkan di lembaga ini sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan bahasa asing serta bahasa nasional melalui pendidikan. Lembaga ini memiliki tiga cabang lembaga, yaitu TK/RA Zahratut Thullab, MTs. Zahratut Thullab serta MA Zahratut Thullab.

Program kebahasaan yang diterapkan antara lain yaitu, menghafal dan menerapkan penggunaan kosakata tiga bahasa yakni bahasa Arab, Inggris dan Indonesia serta mentoring pelatihan pidato tiga bahasa, master of ceremony, dan pembacaan puisi tiga bahasa. Selain itu, sosialisasi terkait pentingnya mengetahui bahasa asing pun turut dilakukan diawal pertemuan. Kedatangan peserta telah disambut hangat oleh kepala lembaga Zahratut Thullab sebagai upaya untuk meningkatkan pendidikan kebahasaan di desa melalui lembaga tersebut. “Semoga apa yang dilakukan oleh peserta P2M dapat memberi manfaat bagi lembaga dan masyarakat” ujar KH. Abdulhaq selaku ketua yayasan lembaga pendidikan Zahratut Thullab.

Related posts

Leave a Comment